Mengapa Kita Perlu Untuk Melakukan Uji Air Dengan Alat Electorlyzer?

Secara kasat mata, air sama-sama nampak bening, namun kita tidak mengetahui kandungan apa yang ada di dalam air yang kita konsumsi sehari-hari. Pada dasarnya air yang berasal dari sumber air yang tidak tercemar, walaupun dilakukan uji dengan Electrolyzer hampir tidak berubah warnanya / tetap bening. Sementara pada air yang sudah tercemar sesudah kita uji dengan Electrolyzer, maka akan nampak secara kasat mata, zat pencemar yang terkandung di dalam air.

Pencemaran air disebabkan oleh :

  • Pencenaram industri, pabrik membuang limbah yang berbahaya tanpa diolah terlebih dahulu ke sungai dan hal ini berlangsung sejak puluhan tahun yang lalu, menyebabkan sumber air tercemar.
  • Pencemaran dari udara, industri selain mmembuang limbahnya ke sungai juga ke udara. Polutan yang beterbangan di udara pada waktu hujan akan mengakibatkan hujan asam.
  • Pencemaran Biologi, oleh manusia dan makhluk hidup lain. Kurangnya sanitasi yang baik menyebakan lingkungan tercemar bakteri yang berbahaya bagi kesehatan manusia.
Dengan adanya alat Electrolyzer ini, anda akan dapat mengetahui kandungan air yang diminum dengan cara mudah, cepat dan hemat.

Dengan alat Electrolyzer ini, kami mengadakan uji coba antara air Oxy dengan air yang diambil dari sumur yang biasa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan antara air Oxy dengan air dari galon yang biasa kami gunakan untuk minum sehari-hari.

Setelah beberapa saat, tampak hasil uji coba seperti gambar dibawah ini :

Pada gambar berikut, gelas sebelah kiri berisi air sumur dan pada gelas sebelah kanan adalah air Oxy. Dari hasil uji coba terlihat bahwa pada gelas yang berisi air sumur yang diambil dari dalam tanah terlihat adanya endapan seperti lumut berwarna hijau dan air menjadi panas seperti air setelah dipanaskan, sedangkan pada gelas yang berisi air Oxy tidak terdapat perubahan apapun, bahkan tidak berubah menjadi hangat.



Pada gambar berikut ini, gelas sebelah kiri yang berisi air yang diambil dari galon air minum dan pada gelas sebelah kanan adalah air Oxy. Dari hasil uji coba terlihat bahwa pada gelas yang berisi air dari galon terlihat adanya endapan berwarna kuning dan air menjadi panas seperti air setelah dipanaskan, sedangkan pada gelas yang berisi air Oxy tidak terdapat perubahan apapun, bahkan tidak berubah menjadi hangat.


Berdasarkan hasil uji coba tersebut kita bisa lihat pada tabel untuk melihat kandungan mineral apa yang terkandung pada air yang biasa kita konsumsi untuk kebutuhan sehari-hari tersebut, sebagai berikut :

Warna Endapan

Bahan Pencemar

Pengaruh Terhadap Kesehatan

Hijau Kuprum Peroksida
Klorin

- Pengakit Ginjal
- Sistem Saraf Pusat
- Bahan Kanker (Karsinogen)

Hitam Kalsium Karbonat
Magnesium
- Batu Ginjal
- Kencing Batu
Putih Aluminium


Arsenik
Asbes
- Penyakit Hati
- Sistem Saraf (Parkinson)
- Bahan Kanker (Karsinogen)
- Bahan Kanker (Karsinogen)
- Bahan Kanker (Karsinogen)
Biru Aluminium Sulfat
Organik Fosfat-Pestisida
(Racun Tumbuhan)
- Penyakit Hati
- Sistem Saraf
- Penyakit Ginjal
Orange
(Kekuning-kuningan)
Besi Peroksida - Keseimbangan Metabolisme
- Gangguan Air Seni